Jemariku mulai tak
terkontrol lagi.
Semakin meletakkan
jemari pada tombol – tombol ini.
Semakin aku tak
mengerti apa yang ingin kubicarakan pada maya.
Mendengar dentungan
tiap lirik yang dialunkan dalam pemutar musik.
Semakin aku larut
dalam kisah – kisah yang bahkan aku tak pernah merasakannya.
Inipun bukan
milikku sendiri, semua bukan milikku.
Bahkan hati inipun
bukan milikku lagi.
Terkotak – kotak
rasanya, terlalu mudah fikiran melayang – layang.
Membiarkan khayalan
menjelma menjadi mimpi yang entah akan terwujud atau berlalu begitu saja.
Ya beginilah, hanya
berbaring bersama kenangan yang tak akan terulang.
Atau bahkan mimpi
yang menjadi kenangan.

Tidak ada komentar :
Posting Komentar