Selasa, 29 Juli 2014

Jodohkan Aku..

Benar... rasanya benar-benar beda...
Tak ada kamu,,,
Benar-benar tak ada kamu,,,
Sedikitpun tak ada kamu...

Kali ini benar-benar beda...
Kekaguman ini berpindah...
Kepada sosok lelaki dewasa yang taat akan kepercayaannya...
Begitu mempesona mungkin karena aku hanya bisa melihatnya di tempat kita beribadah, rumah allah yang terindah..

Mungkin dengan kekecewaan yang pernah ada, ini saatnya hati memilih...
Walau belum mengenal, tapi aku percaya bahwa akan selalu ada jalan...

Ya Allah... jodohkanlah aku dengannya,.
Hamba-Mu yang begitu taat...
Hamba-Mu yang akan selalu menomer satukan Engkau...
Ku Mohon Kali Ini Dengan Sangat...
AMIN

Selasa, 22 Juli 2014

Lelah mencintaimu


Lelah sayang ..
Mencintaimu sedalam ini...
Lelah sayang..
Hanya berhayal untuk bersamamu..
Lelah sayang..
Mengharapkan kau disampingku..
Lelah sayang..
Berfikir untuk kamu bisa menerima...
Lelah sayang..
Bermimpi untuk bisa memanggilmu "sayang"...

Terserah kali ini sungguh aku tak peduli..
Ku tak sanggup lagi jalani cinta denganmu..
Biarkan ku sendiri tanpa bayang-bayang mu lagi..
Ku tak sanggup lagi..
Mulai kini semua TERSERAH...

Lelah...
Dan kali ini semua "TERSERAH"


Ayah...
tidakkah kau ingin disampingku saat ini?

Ayah...
Tidakkah kau ingin menyandarkan kepalaku di pundakmu...?

Ayah...
Tidakkah kau ingin memelukku penuh kehangatan...?

Ayah...
Tidakkah kau ingin membelai ramputku saat ini...?

Ayah...
Tidakkah kau ingin menenangkan dan menasehati ku?

Aayyaahh...


Senin, 14 Juli 2014

aku mungkin hanya sisa keheningan malam...
tak seindah bintang di angkasa,
tapi cukup menakjubkan dilihat dari ketinggian...

aku menjelma jadi keindahan kenanganmu yang berbeda...
walau masih tak mampu disampingmu,
tapi tak begitu saja mudah menghapusmu...

apa itu cinta yang menyiksa...
bahkan setelah kau lenyap,
kemudian kau datang lagi tanpa bersalah...
lalu begitu mudah semua hadir kembali...

mungkinkah masih aku sanggup  mengharapmu?
sedangkan luka ini masih mencari penyembuh yang tulus...


Masih Mengembara

malam...
lama rasanya tak menyapamu...
rasanya rindu sekali...
bahkan rindu saat hujan mengguyurmu begitu deras...

malam...
kali ini kukisahkan engkau bersama rasa kehampaan...
kehampaan luar biasa tanpa rasa percaya diri yang tinggi seperti dulu...
tanpa rasa yakin yang teramat dalam seperti musim lalu...

rasanya hidup ini teralalu kaku...
bahkan tak ada lagi tempat yang lembut menyambut...

hhuuu...
pangeranku masih ingin menjadi pengembara...
mencari dan menyinggahi hati yang dia rasa itu yang dinamakan cinta...
tanpa mungkin dia tahu bahwa cinta akan membawanya pulang...
kembali pada rumah yang rela selalu terbuka walau untuk air mata dan kekecewaannya...


Senin, 07 Juli 2014

Angin malam

Entah dari kapan angin malam tak bersahabat denganku...
padahal biasanya malam dan apapun didalamnya selalu kutunggu datangnya...
ternyata benar, hal yang sangat disenangi bisa saja sangat menyakiti...

apa harus diam dan menikmatinya hanya sebatas di depan rumah?
tetap menikmatinya walau dengan sederhana?
hingga mungkin sampai badan ini melemah?
atau menunggu seseorang untuk menarikku masuk dan tidak memaksakan diri...
menyadarkan bahwa malam terlalu banyak yang mengagumi...
dan memberikan banyak pilihan lain untuk dapat ku miliki tidak hanya bisa kunikmati dari kejauhan...

entah kapan saat itu tiba...

Sabtu, 05 Juli 2014

Menanti fajar...

menantimu...
seperti saat ini,...
menyatukan derunya ombak yang tak kian menyepi dan semakin meninggi...
menantimu...
seperti saat ini....
hening tanpa suara manusia,
hanya teriakan2 alam yg tak kunjung henti...
menantimu...
seperti saat ini....
hanya singkat mungkin...
hanya cukup 50 kali melihat jam tangan...
menantimu...
seperti saat ini....
tak tau sampai kapan bulan itu masih terpampang diatas kepala...
menantimu...
seperti saat ini....
tak sabar menunggumu tiba2 muncul dan membawa ketakjuban...
diantara langit pantai papuma...
aku masih menantimu...
seperti saat ini....
menanti terbitmu diatara subuhku...