Benar,
ketika aku cukup berani melangkah,
kamu tetap diam dan pada akhirnya akan sama.
Kembali kecewa.
Ya, anak muda memang labil seperti katamu.
Termasuk aku juga,
terkadang aku ingin melupakan mu.
Tapi tiba-tiba ingin sekali menghadirkanmu kembali.
Kini aku hanya ingin mengungkap keraguan.
Agar aku tau bagaimana aku harus bersikap.
Kamis, 31 Januari 2013
Rabu, 30 Januari 2013
Melegakan. :)
Memberanikan diri untuk mengirim pesan singkat ke kamu.
Hemm, ternyata memang hal ini yang buat aku bahagia.
Kamu lebih terbuka sekarang.
Bisa bercanda sama kamu, itu sesuatu banget.
Hehehe
ya aku mencoba mengubur kekecewaanku.
Aku coba memaklumi semua walau rasa sedihnya masih ku hafal.
Ternyata. . .
Hemm. . .
Lega aku tau kamu dan dia tak sedekat dulu.
Melegakan rasanya.
seperti menyedu kopi hangat di tengah senyuman.
Kata-kata paling sastra dihidupku telah kembali.
"selamat malam, selamat beristirahat" :D
Hemm, ternyata memang hal ini yang buat aku bahagia.
Kamu lebih terbuka sekarang.
Bisa bercanda sama kamu, itu sesuatu banget.
Hehehe
ya aku mencoba mengubur kekecewaanku.
Aku coba memaklumi semua walau rasa sedihnya masih ku hafal.
Ternyata. . .
Hemm. . .
Lega aku tau kamu dan dia tak sedekat dulu.
Melegakan rasanya.
seperti menyedu kopi hangat di tengah senyuman.
Kata-kata paling sastra dihidupku telah kembali.
"selamat malam, selamat beristirahat" :D
BODOH.
"AKU HARUS DAPATIN KAMU"
entah kenapa kata-kata itu begitu lancar mengalir dalam otak ku.
Opsesi. . .
Sekedar opsesi dan kata-kata tanpa berani bertindak apa pun.
Hahaha
kata-kata itu muncul dari kekecewaanku saja sepertinya.
Mengapa seseorang ketika mengetahui orang lain menyukainya, kebanyakan dia malah menghindar.
Bukan nya lebih mudah mencintai seseorang yang jelas-jelas menyukainya?
Aahh. . .
Entahlah,
berfikir bodoh sepertinya aku sekarang.
entah kenapa kata-kata itu begitu lancar mengalir dalam otak ku.
Opsesi. . .
Sekedar opsesi dan kata-kata tanpa berani bertindak apa pun.
Hahaha
kata-kata itu muncul dari kekecewaanku saja sepertinya.
Mengapa seseorang ketika mengetahui orang lain menyukainya, kebanyakan dia malah menghindar.
Bukan nya lebih mudah mencintai seseorang yang jelas-jelas menyukainya?
Aahh. . .
Entahlah,
berfikir bodoh sepertinya aku sekarang.
Jumat, 25 Januari 2013
Selamat datang hujan.
Selamat datang hujan. . .
Setia sekali kamu sama malam,
hingga kamu bersedia untuk datang lebih cepat dari pada malam.
Tapi kali ini sepertinya kamu membawa teman setia yaitu angin.
Dia lebih agresif ya?
Hehehe
aku tau kamu hadir buat jadi hiasan malam ini.
Pencinta malam yang seneng banget sama hujan kayak aku,
mungkin akan jadi pengamat kalian sepanjang malam.
Selamat menanti malam. . .
Malam pasti dengan senang hati menyambut kesetiaan dan keindahanmu.
Setia sekali kamu sama malam,
hingga kamu bersedia untuk datang lebih cepat dari pada malam.
Tapi kali ini sepertinya kamu membawa teman setia yaitu angin.
Dia lebih agresif ya?
Hehehe
aku tau kamu hadir buat jadi hiasan malam ini.
Pencinta malam yang seneng banget sama hujan kayak aku,
mungkin akan jadi pengamat kalian sepanjang malam.
Selamat menanti malam. . .
Malam pasti dengan senang hati menyambut kesetiaan dan keindahanmu.
Musik ku.
" Aku tak pernah merasa,
rasakan cinta yang kau beri,
ku terjebak diruang nostalgia. . .
Semua yang kurasa kini,
tak berubah sejak kau pergi,
maaflah aku hanya ingin sendiri kudisini. . . "
By: Raisa " Terjebak Nostalgia"
Terkadang tidak semua orang bisa mengungkapkan apa yang dia rasa. . .
Tapi dalam musik terkadang bisa mewakili perasaan. . .
Ya. . .
Mungkin karna itulah,
banyak orang bisa meneteskan air mata hanya dengan mendengarkan sebuah lagu yang dia rasa dapat mewakili perasaannya.
Dan lagu ini mungkin juga memberikan makna yang dalam buat ku.
rasakan cinta yang kau beri,
ku terjebak diruang nostalgia. . .
Semua yang kurasa kini,
tak berubah sejak kau pergi,
maaflah aku hanya ingin sendiri kudisini. . . "
By: Raisa " Terjebak Nostalgia"
Terkadang tidak semua orang bisa mengungkapkan apa yang dia rasa. . .
Tapi dalam musik terkadang bisa mewakili perasaan. . .
Ya. . .
Mungkin karna itulah,
banyak orang bisa meneteskan air mata hanya dengan mendengarkan sebuah lagu yang dia rasa dapat mewakili perasaannya.
Dan lagu ini mungkin juga memberikan makna yang dalam buat ku.
Kamis, 24 Januari 2013
Hujan Tak Libur.
Hujan nya awet banget,
sepertinya bakal turun sepanjang hari.
Asik. . .
Padahal tanggal merah.
Tapi hujan nya tambah lebih rajin,
gak ikut libur deh.
Hehehe
Tapi hujan kayak gini yang paling menenangkan.
Gak perlu deras tanpa angin kenjang.
Cukup perlahan tapi tetap memberi kesejukan.
Ya. . .
Penghibur hati yang setia.
Aku suka, . .
sepertinya bakal turun sepanjang hari.
Asik. . .
Padahal tanggal merah.
Tapi hujan nya tambah lebih rajin,
gak ikut libur deh.
Hehehe
Tapi hujan kayak gini yang paling menenangkan.
Gak perlu deras tanpa angin kenjang.
Cukup perlahan tapi tetap memberi kesejukan.
Ya. . .
Penghibur hati yang setia.
Aku suka, . .
Minggu, 20 Januari 2013
Pura - Pura Buta
mencintaimu yang sempurna...
hingga aku lupa tak ada manusia yang sempurna...
menghilangkan semua nama yang pernah ada menjadi namamu saja yang tersisa...
memang aku mengharapkan begitu...
bahakan ku izinkan malam untuk turun hujan sederas - derasnya...
setidaknya bukan hanya aku yang akan bersedih...
malampun ikut menjadi teman pemebius kecewa...
sudahlah...
sampai kapan aku seperti ini???
lihat itu!!!
adakah yang menghiraukanmu...
kamu dibiarkan mati dengan perasaanmu...
padahal dia tau terlukanya dirimu...
tapi apa???
dia hanya diam dan pura - pura tak tau...
hingga aku lupa tak ada manusia yang sempurna...
menghilangkan semua nama yang pernah ada menjadi namamu saja yang tersisa...
memang aku mengharapkan begitu...
bahakan ku izinkan malam untuk turun hujan sederas - derasnya...
setidaknya bukan hanya aku yang akan bersedih...
malampun ikut menjadi teman pemebius kecewa...
sudahlah...
sampai kapan aku seperti ini???
lihat itu!!!
adakah yang menghiraukanmu...
kamu dibiarkan mati dengan perasaanmu...
padahal dia tau terlukanya dirimu...
tapi apa???
dia hanya diam dan pura - pura tak tau...
Kamis, 17 Januari 2013
Siapa dia?
Sudahlah. . .
Mereka memang benar. . .
Apa yang kuharapkan dan kuyakini itu salah. . .
Mungkin mataku sudah mulai terbuka. . .
Ternyata dia tak seperti yang ku kira. . .
AKU TAK MENGENALNYA.
Aku hanya menilainya dari khayalanku saja. . .
Bukan dengan kenyataan. . .
AKU SALAH. . .
Khayalan memang lebih indah dari kenyataan tapi juga lebih menyakitkan jika selalu dibandingkan antara keduanya.
Mereka memang benar. . .
Apa yang kuharapkan dan kuyakini itu salah. . .
Mungkin mataku sudah mulai terbuka. . .
Ternyata dia tak seperti yang ku kira. . .
AKU TAK MENGENALNYA.
Aku hanya menilainya dari khayalanku saja. . .
Bukan dengan kenyataan. . .
AKU SALAH. . .
Khayalan memang lebih indah dari kenyataan tapi juga lebih menyakitkan jika selalu dibandingkan antara keduanya.
Baik-baik saja kah?
Mbak baik-baik saja kan?
Aku kangen mbak. . .
Apakah mbak masih kayak dulu?
Masih ceria, menyenangkan dan punya bayak teman.
Mbak, sehat kan?
Mbak g sedih kan?
Gimana mbak? Udah punya teman yang bisa buat teman cerita kan?
Mbak kalau punya masalah,
cerita ya?
Aku gak mau mbak sedih sendirian.
Mbak aku selalu doain mbak kok.
Semoga mbak selalu baik-baik saja dan selalu dekat sama Allah.
Selalu senyum ya mbak.
Aku kangen mbak.
Aku kangen mbak. . .
Apakah mbak masih kayak dulu?
Masih ceria, menyenangkan dan punya bayak teman.
Mbak, sehat kan?
Mbak g sedih kan?
Gimana mbak? Udah punya teman yang bisa buat teman cerita kan?
Mbak kalau punya masalah,
cerita ya?
Aku gak mau mbak sedih sendirian.
Mbak aku selalu doain mbak kok.
Semoga mbak selalu baik-baik saja dan selalu dekat sama Allah.
Selalu senyum ya mbak.
Aku kangen mbak.
Rabu, 16 Januari 2013
Selembar Tanya. . (?)
Selembar tanya kuajukan pada semesta.
Mengapa dia tak selamanya baik-baik saja?
Mengapa terkadang dia bisa begitu mempesona,
dan terkadang bisa membawa petaka.
Selembar tanya kuajukan pada sebuket bunga.
Mengapa dia tak selamanya indah?
Mengapa dia bisa menjadi tanda kebahagiaan,
bahkan memberi tanda duka cita.
Selembar tanya kuajukan pada setumpuk foto.
Mengapa dia tak selamanya melegakan?
Mengapa terkadang dia bisa membawa senyuman,
tapi terkadang bisa memutar kembali luka lama.
Dan selembar tanya kuajukan pada Sang Pencipta.
Mengapa dia hanya memberiku satu cinta?
Mengapa hanya dia yang kucinta,
dan sekarang membuatku jatuh dan kecewa.
Mengapa dia tak selamanya baik-baik saja?
Mengapa terkadang dia bisa begitu mempesona,
dan terkadang bisa membawa petaka.
Selembar tanya kuajukan pada sebuket bunga.
Mengapa dia tak selamanya indah?
Mengapa dia bisa menjadi tanda kebahagiaan,
bahkan memberi tanda duka cita.
Selembar tanya kuajukan pada setumpuk foto.
Mengapa dia tak selamanya melegakan?
Mengapa terkadang dia bisa membawa senyuman,
tapi terkadang bisa memutar kembali luka lama.
Dan selembar tanya kuajukan pada Sang Pencipta.
Mengapa dia hanya memberiku satu cinta?
Mengapa hanya dia yang kucinta,
dan sekarang membuatku jatuh dan kecewa.
Minggu, 13 Januari 2013
Kamu dalam malam
Menghirup aroma tenang secangkir wedang jahe. . .
Kamu tau kan sayang,
ditempat ini begitu sering kumemikirkan mu. . .
Ditempat para pecandu malam menghabiskan waktunya untuk memutar kenangan. . .
Sayang,
melihat uap yang begitu tenang menyapu wajahku ini.
Buat aku merasakan kehadiran mu.
Walau hanya dalam fikirku saja. . .
Tak pernah bosan rasanya untuk mengenangmu. . .
Seperti tak pernah bosan nya aku membicarakan mu dalam canda pada malam. . .
Angkringan di malam ini rasanya benar-benar menenangkan. . .
Sendiri dalam diam dan tak ada kata. . .
Kamu tau kan sayang,
ditempat ini begitu sering kumemikirkan mu. . .
Ditempat para pecandu malam menghabiskan waktunya untuk memutar kenangan. . .
Sayang,
melihat uap yang begitu tenang menyapu wajahku ini.
Buat aku merasakan kehadiran mu.
Walau hanya dalam fikirku saja. . .
Tak pernah bosan rasanya untuk mengenangmu. . .
Seperti tak pernah bosan nya aku membicarakan mu dalam canda pada malam. . .
Angkringan di malam ini rasanya benar-benar menenangkan. . .
Sendiri dalam diam dan tak ada kata. . .
Sabtu, 12 Januari 2013
Kangen.
Mbak, aku kangen.
Mbak. . . Aku lo kangen.
Mbak. . . . Aku kangen banget.
Mbak. . . . . Aku kangen kamu.
Mbak. . . . . . Aku kangen sama kamu.
Mbak. . . . . . . Aku kangen banget sama kamu.
Mmmmbbbbaaaakkkk . . .
Dengerin aku. . .
Mbak dimana se?
Mbak. . . Heh. . .
Gak kangen sama aku ta?
Mbak. . . Heh. . .
Adekk mu butuh kamu. . .
Mmmbbbaaak . . . . . . . . . . . . . . . .
Mbak. . . Aku lo kangen.
Mbak. . . . Aku kangen banget.
Mbak. . . . . Aku kangen kamu.
Mbak. . . . . . Aku kangen sama kamu.
Mbak. . . . . . . Aku kangen banget sama kamu.
Mmmmbbbbaaaakkkk . . .
Dengerin aku. . .
Mbak dimana se?
Mbak. . . Heh. . .
Gak kangen sama aku ta?
Mbak. . . Heh. . .
Adekk mu butuh kamu. . .
Mmmbbbaaak . . . . . . . . . . . . . . . .
Jumat, 11 Januari 2013
Mati Rasa
Aneh. . .
Seharusnya rasa ini tidak boleh menghilang. . .
Empati, simpati, rasa takut tiba-tiba mulai menghilang . . .
Tak seperti dulu,
aku begitu mudah menuangkan air mata melihat hal yang mengharuhkan. . .
Tapi kini,
semua seperti biasa aja dimataku. . .
Heran,
kenapa seperti ini?
Mungkin karna kamu. . .
Semenjak kamu tak menanggapi besarnya cinta dan perhatiaanku selama ini. .
Seharusnya rasa ini tidak boleh menghilang. . .
Empati, simpati, rasa takut tiba-tiba mulai menghilang . . .
Tak seperti dulu,
aku begitu mudah menuangkan air mata melihat hal yang mengharuhkan. . .
Tapi kini,
semua seperti biasa aja dimataku. . .
Heran,
kenapa seperti ini?
Mungkin karna kamu. . .
Semenjak kamu tak menanggapi besarnya cinta dan perhatiaanku selama ini. .
Rabu, 09 Januari 2013
Upaya "Tahu Diri"
Kenapa hujan tak datang?
Apa dia bosan menemani malam?
Apa bahkan dia sudah tak mau menghiasi malam?
Ya, . .
Mungkin hujan lebih "Tahu Diri" sekarang.
Dia tak mau memberi harapan palsu pada sang malam.
Dia tak mau malam terlalu bergantung padanya.
Karna dia tau, tak selamanya musim mengijinkan hujan untuk selalu menemani malam.
Alasan itu sepertinya menjadi primadona.
Semua orang yang tak mau menjadi tempat bergantung,
memilih alasan tersebut.
Mungkin hal itu dilakukan hanya untuk menghindar atau memang merasa tak mampu menjadi tempat bergantung.
Kebaikan kedua pihak pun,
menjadi alasan kedua untuk memperhalus kata untuk menghilang.
Ya semoga semua alasan itu memang tepat.
Karna aku yakin,
hujan tak mungkin benar-benar meninggalkan malam.
Dan hujan pasti selalu mengawasi walau kemarau menghalangi.
upaya "tahu diri" ini bertujuan untuk memperkuat agar dia yang bergantung, bisa mencoba percaya pada diri sendiri.
Apa dia bosan menemani malam?
Apa bahkan dia sudah tak mau menghiasi malam?
Ya, . .
Mungkin hujan lebih "Tahu Diri" sekarang.
Dia tak mau memberi harapan palsu pada sang malam.
Dia tak mau malam terlalu bergantung padanya.
Karna dia tau, tak selamanya musim mengijinkan hujan untuk selalu menemani malam.
Alasan itu sepertinya menjadi primadona.
Semua orang yang tak mau menjadi tempat bergantung,
memilih alasan tersebut.
Mungkin hal itu dilakukan hanya untuk menghindar atau memang merasa tak mampu menjadi tempat bergantung.
Kebaikan kedua pihak pun,
menjadi alasan kedua untuk memperhalus kata untuk menghilang.
Ya semoga semua alasan itu memang tepat.
Karna aku yakin,
hujan tak mungkin benar-benar meninggalkan malam.
Dan hujan pasti selalu mengawasi walau kemarau menghalangi.
upaya "tahu diri" ini bertujuan untuk memperkuat agar dia yang bergantung, bisa mencoba percaya pada diri sendiri.
Selasa, 08 Januari 2013
H.A.M.B.A.R
Kali ini. . .
Aku tak mau bicara tentangmu. . .
Bukan juga tentak kecanduanku pada malam. . .
Dan bukan tentang kekagumanku dengan hujan. . .
Sungguh,
tak ada yang bisa kulukiskan tentang Aku saat ini. . .
Disini rasanya hambar,
hampir tanpa rasa sama sekali. . .
Mengosongkan fikir. . .
Memang Tak ingin merasakan semuanya. . .
Sudahlah,
mungkin memang jenuh ini terlalu menguasai,
hinga tak mampu untuk merasakan semua rasa yang terlanjur mulai terlepas.
Aku tak mau bicara tentangmu. . .
Bukan juga tentak kecanduanku pada malam. . .
Dan bukan tentang kekagumanku dengan hujan. . .
Sungguh,
tak ada yang bisa kulukiskan tentang Aku saat ini. . .
Disini rasanya hambar,
hampir tanpa rasa sama sekali. . .
Mengosongkan fikir. . .
Memang Tak ingin merasakan semuanya. . .
Sudahlah,
mungkin memang jenuh ini terlalu menguasai,
hinga tak mampu untuk merasakan semua rasa yang terlanjur mulai terlepas.
Minggu, 06 Januari 2013
"Cetak Foto Kita"
Sayang, . .
Rasanya aku ingin mencetak selembar foto kita.
Tapi kali ini berbeda sayang.
Cetaknya pakai media kanfas, bukan kertas foto.
Keren banget kayaknya kalau disatukan dengan dinding kamar aku.
Boleh kan sayang?
kayaknya tidak bisa sekarang.
Aku sudah cobak kasih file foto kita ke tempat itu.
Tapi katanya tidak ada sayang.
Padahal kita kan fotonya berdua waktu itu.
Katanya mbaknya cuma ada fotoku disitu.
Aahh aneh ya sayang?
Oohh ya, aku baru inget sayang.
Kamu kan cuma ada disini (di hati dan fikiranku),
mana mungkin ada yg bisa lihat kamu selain aku.
Hehehe :)
sayang sekali ya?
Rasanya aku ingin mencetak selembar foto kita.
Tapi kali ini berbeda sayang.
Cetaknya pakai media kanfas, bukan kertas foto.
Keren banget kayaknya kalau disatukan dengan dinding kamar aku.
Boleh kan sayang?
kayaknya tidak bisa sekarang.
Aku sudah cobak kasih file foto kita ke tempat itu.
Tapi katanya tidak ada sayang.
Padahal kita kan fotonya berdua waktu itu.
Katanya mbaknya cuma ada fotoku disitu.
Aahh aneh ya sayang?
Oohh ya, aku baru inget sayang.
Kamu kan cuma ada disini (di hati dan fikiranku),
mana mungkin ada yg bisa lihat kamu selain aku.
Hehehe :)
sayang sekali ya?
Kamis, 03 Januari 2013
Lagi hujan lagi.
Lagi hujan lagi lagi hujan lagi lagi hujan lagi lagi hujan lagi. .
Hujan kali ini bikin pusing.
Mungkin hujan menginginkanku berlama-lama dengan nya.
Semua jalan digenangi air.
Jangankan untuk mencobanya,
sebelum ku laluipun gerbang jalan sudah ditutup.
Setelah itu pun harus bergulat dengan embun pekat.
Aaahhh. . . Melelahkan.
Walau semua akhirnya bisa akan berlalu.
Cinta pun sepertinya kayak gitu ya?
Banyak pilihan tapi tak semua bisa dijalani.
Semua banyak rintangan nya,
semua yang indah pasti ada perjuangan nya.
Harus mencoba dan berbalik arah pun harus dilalui untuk mencari jalan yg paling baik.
Cinta pun semua pasti banyak rintangan nya walau pasti akan ada jalan.
Cinta akan menemukan dimana akhirnya hati harus menjatuhkan pilihan
Hujan kali ini bikin pusing.
Mungkin hujan menginginkanku berlama-lama dengan nya.
Semua jalan digenangi air.
Jangankan untuk mencobanya,
sebelum ku laluipun gerbang jalan sudah ditutup.
Setelah itu pun harus bergulat dengan embun pekat.
Aaahhh. . . Melelahkan.
Walau semua akhirnya bisa akan berlalu.
Cinta pun sepertinya kayak gitu ya?
Banyak pilihan tapi tak semua bisa dijalani.
Semua banyak rintangan nya,
semua yang indah pasti ada perjuangan nya.
Harus mencoba dan berbalik arah pun harus dilalui untuk mencari jalan yg paling baik.
Cinta pun semua pasti banyak rintangan nya walau pasti akan ada jalan.
Cinta akan menemukan dimana akhirnya hati harus menjatuhkan pilihan
Rabu, 02 Januari 2013
Pencarian abadi
Beranjak lunglai dari getir mimpi.
Angan yg tak henti menyala dalam jenuh.
Air menggerutu dalam buih peluru.
Aku terhanyut dalam deru.
Menantang jeruji pilu agar tak hinggap kembali.
Memata-matai mencoba menggarisi segala yang mungkin menjadi yang abadi.
Menutup jendela pada yang lalu.
Mungkin sudah saatnya dipenjara.
Agar tak adah puing-puing harapan yang dia tumpahkan pada hati ini.
Saatnya jiwa ini membuka luas gerbang pencarian.
Bukan untuk mengganti tapi untuk awal kembali.
Angan yg tak henti menyala dalam jenuh.
Air menggerutu dalam buih peluru.
Aku terhanyut dalam deru.
Menantang jeruji pilu agar tak hinggap kembali.
Memata-matai mencoba menggarisi segala yang mungkin menjadi yang abadi.
Menutup jendela pada yang lalu.
Mungkin sudah saatnya dipenjara.
Agar tak adah puing-puing harapan yang dia tumpahkan pada hati ini.
Saatnya jiwa ini membuka luas gerbang pencarian.
Bukan untuk mengganti tapi untuk awal kembali.
Selasa, 01 Januari 2013
Malam & Hujan
Malam malam malam. . .
Pecandumu mulai terhalang. . .
Pecandumu mulai kehilangan arah. . .
Pecandumu mulai tersesat. . .
Dia mulai menunjuk ke angkasa dan menantang rintik hujan.
Dia mulai memejamkan mata seraya mendengar deru air yg menghantam tanah.
Menikmati setiap tetes yg jatuh membasahi dirinya.
Gimana dia tak tersesat?
Kekaguman nya pada malam dan hujan membuatnya lupa.
Bahwa malam akan selalu gelap dan hujan kan selalu menggalaukan.
Pecandumu mulai terhalang. . .
Pecandumu mulai kehilangan arah. . .
Pecandumu mulai tersesat. . .
Dia mulai menunjuk ke angkasa dan menantang rintik hujan.
Dia mulai memejamkan mata seraya mendengar deru air yg menghantam tanah.
Menikmati setiap tetes yg jatuh membasahi dirinya.
Gimana dia tak tersesat?
Kekaguman nya pada malam dan hujan membuatnya lupa.
Bahwa malam akan selalu gelap dan hujan kan selalu menggalaukan.
Seandainya.
Ya kan benar,
aku terlalu akrap dengan malam.
Jam segini aku baru mengetuk pintu.
Mungkin aku terlalu sombong.
Wanita, sendiri, ditengah riuh dunia tentang detik tahun yang berganti aku jalan tanpa peduli.
Hebat, tak ada rasa takut.
Bukan aku nakal atau apalah,
aku hanya terlalu liar hingga menganggap malam adalah sahabat paling setia.
Aku terlalu berandai-andi,
sebenarnya aku penurut kok.
Andai ada yg melarangku untuk pergi,
aku pasti tidak akan pergi.
Tapi tak ada.
Ya mungkin aku sudah dewasa dan tak pantas berharap sesederhana itu.
Atau bahkan merasa tak pernah dipedulikan hingga sulit membedakan diabaikan atau terlalu dipercaya.
aku terlalu akrap dengan malam.
Jam segini aku baru mengetuk pintu.
Mungkin aku terlalu sombong.
Wanita, sendiri, ditengah riuh dunia tentang detik tahun yang berganti aku jalan tanpa peduli.
Hebat, tak ada rasa takut.
Bukan aku nakal atau apalah,
aku hanya terlalu liar hingga menganggap malam adalah sahabat paling setia.
Aku terlalu berandai-andi,
sebenarnya aku penurut kok.
Andai ada yg melarangku untuk pergi,
aku pasti tidak akan pergi.
Tapi tak ada.
Ya mungkin aku sudah dewasa dan tak pantas berharap sesederhana itu.
Atau bahkan merasa tak pernah dipedulikan hingga sulit membedakan diabaikan atau terlalu dipercaya.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)




