Sabtu, 28 September 2013

Mengagumi tanpa Mengganggu

sayang...
lama sudah tak bersua denganmu...
lama juga tak membaca kata sastra itu lagi...
iya... walau sekedar ucapan selamat malam darimu...

sayang...
ku harap, setelah aku tak muncul lagi,
ada yang disampingmu dan membantuku menjagamu...

jangan khawatir sayang...
aku masih seperti yang dulu,,
masih mengagumimu tanpa mau mengganggu...

walau, aku masih belum bisa menepati janjiku ke kamu...
janji kalau air mata ini tak boleh menetes lagi karnamu...
maaf ya sayang...

sulit sekali sayang untuk menahannya...
terlalu sulit untuk mampu menerka - nerka lagi tentang ini...
tentang aku yang memilih berhenti karnamu,
walau tak sedikitpun keyakinan ini berlalu...

sayang...
izinkan aku menyapamu dengan sebutan itu,
walau cuma dalam tulisan sederhanaku ini...


 
 
Selamat Malam...
Selamat Beristirahat...
Semoga Mimpi Indah... :)
 
 



Kamis, 19 September 2013

Dia, dia, dan dia

Sayang,
bukan aku tak khawatir dengan mu saat kau sakit.

Aku hanya kesal sayang,
haruskah seperti ini?

saat aku berusaha tak memikirkanmu lagi,
ada saja yang muncul.

Dulu dia, adik kesayanganmu itu.
lalu dia, yang menyebut dirinya kakak mu.
Sekarang dia, yang tiba-tiba muncul saja tanpa aku tau siapa.

Mengapa sayang?
Mengapa selalu seperti ini?

Benarkan kataku sayang.
Aku pernah bilang,
berkali-kali aku sudah mencoba berhenti.
Tapi selalu ada saja yang membuatku kembali memikirkan mu.

Entah sayang apa artinya ini?


 
 

rasanya ingin sekali kubungkus semua keresahanku ini,
ya ... lalu kulepaskan perlahan,
hingga melayang seperti balon yang tertiup angin,...

mungkin akan lebih melegakan...

mungkin....



Jumat, 13 September 2013

Sudah sembuh kah?

Sayang. . .

Kamu sudah sehat kan?

Masih ada yang sakit?

Gimana lukanya?
Sudah diobatin kan?

Bekasnya masih terlihat jelas ya?
Semoga cepat hilang .


Andai aku bisa disampingmu,
ya, mungkin bisa sekedar membersihkan lukamu,
atau. . .
Mengoleskan obat pada luka itu.

Maaf ya,
aku masih seperti ini,
masih tak bisa mengabaikanmu,
masih sangat mengkhawatirkanmu, dan
masih tak bisa berhenti memanggilmu "sayang".

Minggu, 08 September 2013

Itu Aku ...

Ribuan hari aku menunggumu
Jutaan lagu tercipta untukmu
Apakah kau akan terus begini

Masih adakah celah di hatimu
Yang masih bisa aku 'tuk singgahi
Cobalah aku kapan engkau mau

Tahukah lagu yang kau suka
Tahukah bintang yang kau sapa    
Tahukah rumah yang kau tuju



                 Itu aku...                   

Coba keluar di malam badai
Nyanyikan lagu yang kau suka
Maka kesejukan yang kau rasa

Coba keluar di terik siang
Ingatlah bintang yang kau sapa
Maka kehangatan yang kau rasa
Percayalah itu aku...




by : Sheila On 7


Kamis, 05 September 2013

khawatir...

bagaimana keadaanmu...?

kamu gak apa - apa kan?

kamu jatuh dimana?

ada yang luka?


sayang....
aku khawatir sekali sama kamu...

cepat sembuh ya...





maaf hanya bisa seperti ini...
mengkhawatirkanmu dalam kejauhan...

selalu ku sisipkan doa untukmu...



Selasa, 03 September 2013

Rindu.

Sayang. . .
Bolehkah aku merindukanmu?

Menelusuri jejak langkah kita pun masih tak bisa memenuhi rasa ini. . .

Sayang. . .
Tak adakah sedikitpun kamu pertanyatakan tentang aku?
Jika kamu tak mampu menanyakan pada hatimu,
tanyakan saja pada fikirmu,
tak begitu sulitkan.?

Iya sayang. . .
Aku tau, aku tak boleh seperti ini terus,
menerka-nerka hal yang tak mungkin.
seharusnya aku lebih sadar diri.

Entah sayang. . .
Mungkin karna aku terlalu lama berteman dengan rasa rindu,
jadi rasanya tak ada yang berat jika rindu ini tak pernah kau hiraukan.