Selembar kisah pun
tak pernah ada.
Tentang aku dan
kamu, tak pernah ada cerita apapun.
Mereka benar
sayang,,,
Bahkan keyakinanku
selama ini hanya untuk menguatkan diriku saja.
Untuk menegarkan
rasaku sendiri, aku berani untuk menjadi orang yang munafik.
Membohongi diriku
sendiri.
Sudah tau kamu tak
pernah ada dan sudah tau bahwa kamu tak pernah menghiraukanku.
Sudahlah sayang,
sepertinya kamu semakin jauh saja,
Bahkan keyakinanku
sendiri sudah mulai luntur.
Aku sudah lelah
menjadi orang yang bodoh,
Bagai punuk
merindukan bulan sepertinya.
Biarkan aku pergi
ya sayang,
aku sudah tak
sanggup menyebut nama mu lagi.
Padahal waktu itu
tak bosan kusilipkan namamu dalam doaku.
Ya sudahlah sayang.
Aku terlalu lelah untuk menanti lagi.
Maafkan aku yang akhirnya
menyerah dan tak sabar untuk tetap menjadi selir hatimu.

Tidak ada komentar :
Posting Komentar