KAU adalah buih kerinduan yang sudah tak mampu terbendung lagi dalam penampungan hati.
KAU adalah pantulan cahaya kekaguman yang biasnya sudah tak mampu lagi terhalang oleh debu.
KAU adalah secangkir keindahan yang pesonanya sudah tak mampu lagi tergantikan oleh kenikmatan apapun.
"KAU adalah buih kerinduan yang memantulkan cahaya kekaguman pada secangkir keindahan yang mempesona"
Tidak ada komentar :
Posting Komentar