Benar,
ketika aku cukup berani melangkah,
kamu tetap diam dan pada akhirnya akan sama.
Kembali kecewa.
Ya, anak muda memang labil seperti katamu.
Termasuk aku juga,
terkadang aku ingin melupakan mu.
Tapi tiba-tiba ingin sekali menghadirkanmu kembali.
Kini aku hanya ingin mengungkap keraguan.
Agar aku tau bagaimana aku harus bersikap.

Tidak ada komentar :
Posting Komentar