Semenjak senyummu melekat dalam hatiku.
Mungkin sejak itu pula hatiku sudah kau rebut.
Mengganti nama masa lalu jadi masa depan.
Bolehkan aku berharap, berkeyakinan dan bermimpi tinggi.
Bukankah kehidupan ini dijalani dari 3 hal itu?
Jadi sedikit mengabaikan "kenyataan" tentu tak masalah kan?
Tak bosankah kalian?
Aku terlalu capek mendengar mereka mengagungkan apa yang mereka bilang itu "kenyataan".
Aaahhh. . .
Bukan berarti aku mengngingkarinya.
Hanya saja, aku tak mau mengorbankan keyakinan, harapan dan impianku pada kenyataan yang bisa saja selalu berubah.
Tidak ada komentar :
Posting Komentar