Sayang. . .
Kalau kamu pernah membaca ini sebelum nya.
Pasti kamu tau apa yang kulakukan pada hari usiaku bertambah.
Iya sayang. . .
Nyekar ke makam ayah yang entah mengapa tanggal wafatnya sama dengan tanggal kelahiranku.
Hemm. . .
Kira-kira kamu mau nemenin aku kesana gak sayang. ?
Jadi penyandar kalau aku tak kuat menahan air mata.
Karna aku tak mau mengenang beliau dengan air mata.
Maukah sayang?
"menunggu jawab dalam hening"
krik krik krik. . .
(sendiri)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar