Minggu, 03 Januari 2016

Bahagialah Dengannya

Mana kala suatu saat pengharapan ini tak sampai pada peraduan yang abadi...
Mana kala mentari jingga tak lagi mampu membuatmu takjub dan terpanah...
Mana kala butiran debu yang kususun kau biarkan terbawa angin dan berlalu...
Mana kala ribuaan hari yang kujalani dengan mimpi bersamamu kau anggap hanya sedetik saja dihadapanmu...
Mana kala segala upayaku kau anggap sebelah mata dan tak ada artinya...

Hingga kini kau temukan dia bidadari impianmu...
Hingga kini kau genggam jemarinya erat di hadapanku...
Hingga kini kau relakan dirimu berlayar dengan beribu kilo meter untuk membuatnya terkesan...

Hingga kini aku masih terperangkap pada cinta tanpa balasmu...
Hingga kini harus kuiklaskan untuk diriku dihujat dengan kata "tak wajar" yang dia berikan kepadaku yang mencintaimu tanpa harap...

Maka izinkan aku bertutur padamu wahai pangeran jiwaku...
Bahagialah bersamanya...
Rangkailah bunga-bunga cinta yang abadi tanpa menghiraukanku seperti yang kau lakukan selama ini...

Bahagialah walai engkau yang ku cintai bersama wanita impianmu dan itu bukan aku.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar