Sayang. . .
Apa kamu tau betapa bingungnya aku.
Mereka yang tau bagaimana perjuangan dan pengorbananku untuk selalu menjaga hati buatmu,
seakan tak pernah rela jika aku hentikan langkah ini.
Sudah kujelaskan sayang pada mereka. . .
Tapi mereka tetap tak mengira semudah ini aku berhenti. . .
Sayang. . .
Aku harus gimana?
Sedangkan aku tak pernah ingin mengabaikan pintamu untuk menyuruhku berhenti,
walau aku belum pernah mau untuk itu.
Sayang. . .
Aku berasa menjadi pembohong besar untuk diriku sendiri.
Berbohong bahwa aku akan belajar melupakan mu.
Walau tak pernah mungkin untuk itu.
Tidak ada komentar :
Posting Komentar