Minggu, 07 April 2013

Hilanglah 8 april.

Mengikuti jejak waktu yang terus berjalan hingga berganti hari. . .

Hari yang akan kulalui dengan helaan nafas yang sangat berat.

Sebenarnya aku tak menginginkan hari ini.
Andai tanggal 8 april dihilangkan bersama semua kenangan yang menyesakkan yaitu kematiaan ayah.

Tapi nyatanya tak pernah bisa.
Hari itu tetap dengan teguh hadir dan membawaku larut dalam saat itu.

TUHAN. . .
Andai saja. . .
Hemm. . .

"selalu kusertakan nama ayah dalam sembah sujutku kepada Nya, agar ayah selalu bahagia disisinya. . . "

Teng . . . Teng. . . Teng. . .
" detik-detik menuju tanggal 8 april ".

Tidak ada komentar :

Posting Komentar